Assalammu’alaikum, wr, wb.
Pada post kali ini, kami ingin menyampaikan tentang kehendak dan kuasa manusia dalam kehidupan di dunia.
Berdasarkan firman Allah yang terdapat dalam Al qur’an, dikatakan bahwa manusia berkedudukan sebagai khalifah di muka bumi.
Dan bersamaan hal tersebut, oleh Allah, manusia diberi kemampuan atau kuasa dan keinginan atau kehendak.
(Al Qur-an :
surat al-Baqarah ayat 30-31
surat al-Baqarah ayat 30 dan pada surat Shad ayat 26.
surat al-A’raf ayat 69 dan 74, serta surat an-Naml ayat 62.)
(https://tinyurl.com/bddzsr2k)
download, 8 Juli 2023
Yang termasuk kemampuan, misalnya, kekuatan fisik, kemampuan berpikir, kemampuan sugestif, kemampuan memimpin, dsb.
Dari kemampuan-kemampuan tersebut banyak yang dapat berguna dalam beberapa hal. Misalnya kemampuan sugestif dapat berguna pula saat sebagai pemimpin dan dapat berguna pula bila sebagai pedagang, dan sebagainya.
Jadi, ketika diantara kita, lulus seleksi, mendapat jabatan baru, naik jabatan, dan sebagainya, adalah, karena kuasa manusia, milik manusia, dan kehendak manusia. Karena diatur dan dikehendaki oleh manusia.
Misalnya seseorang menjabat kaur di desanya karena lulus seleksi, maka yang memberikan jabatan kaur tersebut ialah panitia seleksi bersama pejabat yang berwenang dan berkepentingan dengan jabatan kaur tersebut.
Telebih lagi bila, panitia seleksi bersama pejabat yang berwenang, secara diam-diam melakukan trik, misalnya, bahwa akan diakali agar yang lulus seleksi ialah yang bersedia membayarkan nominal uang sekian juta rupiah.
Sedangkan, mengenai kita punya fisik yang kuat, kemampuan berfikir, dan berbagai macam bakat, merupakan kuasa Allah, kehendak Allah dan milik Allah.
Kejadian-kejadian yang terjadi dan tidak bisa diatur oleh manusia, itu berarti terjadi atas kuasa Allah, kehendak Allah dan milik Allah.
Sedangkan kejadian-kejadian yang diinginkan, diatur dan dilaksanakan oleh manusia, terjadi atas kuasa manusia, kehendak manusia, dan milik manusia.
Demikianlah post yang kami sampaikan kali ini, semoga bermanfaat bagi kita walaupun hanya sedikit.
Wassalamu’alaikum, wr, wb.